Makassar – Program Studi S2 Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti kegiatan Pendampingan Pengembangan Kurikulum yang diselenggarakan oleh Pascasarjana bekerja sama dengan Lembaga Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Digital Futuristik (P4-DF). Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi institusional dalam memperkuat mutu akademik dan tata kelola kurikulum berbasis transformasi digital.
Pelaksanaan kegiatan tersebut didasarkan pada surat undangan resmi bernomor 182/A.1-II/II/1447/2026 tertanggal 24 Januari 2026 (05 Sya’ban 1447 H) ditujukan kepada unsur pimpinan akademik di lingkungan Pascasarjana, termasuk Ketua Program Studi dan dosen homebase.



Penyamaan Persepsi sebagai Landasan Pengembangan Kurikulum
Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop Penyamaan Persepsi pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 08.30 WITA hingga selesai di Ruang Kelas S3 Pascasarjana. Workshop ini menjadi forum akademik strategis untuk menyamakan kerangka berpikir dalam pengembangan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berbasis pada paradigma pembelajaran digital futuristik.
Dalam konteks pendidikan tinggi, penyamaan persepsi merupakan tahapan fundamental untuk memastikan bahwa setiap program studi memiliki keselarasan visi dalam merumuskan capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur kurikulum, bobot mata kuliah, serta pendekatan pembelajaran yang digunakan. Proses ini juga menjadi momentum reflektif terhadap dinamika regulasi nasional pendidikan tinggi, kebutuhan stakeholders, serta tuntutan kompetensi abad ke-21.
Pendampingan Akademik S2 Administrasi Publik
Program Studi S2 Administrasi Publik dijadwalkan mengikuti pendampingan intensif pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 08.30–17.00 WITA, bertempat di Aula P4-DF . Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Program Studi bersama tiga dosen homebase sebagai representasi tim pengembang kurikulum.
Pendampingan dilakukan secara sistematis dan terstruktur, meliputi:
- Peninjauan dan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti).
- Evaluasi relevansi struktur kurikulum terhadap kebutuhan tata kelola pemerintahan kontemporer.
- Integrasi pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dan digital learning ecosystem.
- Penguatan keterkaitan antara pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka tridarma perguruan tinggi.
Sebagai program studi yang berfokus pada pengembangan kapasitas birokrasi, tata kelola pemerintahan, dan kebijakan publik, S2 Administrasi Publik dituntut untuk terus melakukan pembaruan kurikulum agar mampu merespons dinamika administrasi publik modern, reformasi birokrasi, serta transformasi digital pemerintahan (digital governance).



Respons terhadap Transformasi Digital dan Tata Kelola Publik Modern
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, kurikulum S2 Administrasi Publik perlu dirancang tidak hanya berbasis teori administrasi klasik dan modern, tetapi juga mengakomodasi isu-isu strategis seperti e-government, kebijakan berbasis data (evidence-based policy), manajemen sektor publik berbasis kinerja, serta inovasi pelayanan publik.
Pendampingan ini menjadi ruang akademik untuk memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan mampu:
- Mengintegrasikan kompetensi analitis, manajerial, dan etis dalam tata kelola pemerintahan.
- Menguatkan literasi digital dan kemampuan adaptif mahasiswa terhadap perubahan lingkungan strategis.
- Menghasilkan lulusan yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan perumusan kebijakan, serta kompetensi pengelolaan organisasi sektor publik secara profesional dan akuntabel.
Komitmen Berkelanjutan terhadap Penjaminan Mutu
Partisipasi aktif S2 Administrasi Publik dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap sistem penjaminan mutu internal. Pengembangan kurikulum bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan proses akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan dan daya saing institusi.
Melalui kolaborasi dengan P4-DF, Pascasarjana Unismuh Makassar mendorong terwujudnya ekosistem pembelajaran yang inovatif, berbasis teknologi, dan berorientasi masa depan.
Dengan demikian, kurikulum yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga memiliki relevansi global dalam konteks tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi atas pentingnya transformasi kurikulum sebagai instrumen strategis dalam menjawab tantangan zaman, memperkuat kapasitas akademik, dan mendukung visi institusi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan.