MAKASSAR – Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik (MIAP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melakukan kunjungan resmi ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, 29 Januari 2026.
Kunjungan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Sulsel tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama kelembagaan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rombongan MIAP Unismuh Makassar dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi, Prof. Dr. Nuryanti Mustari, S.IP., M.Si. Turut mendampingi Ketua Gugus Kendali Mutu MIAP Rahmawati Arfah, S.Sos., M.Si., Laboran Laboratorium Kebijakan Publik Jusriadi, S.IP., M.Si., serta dua mahasiswa MIAP, Indri Apriani Nur, S.AP. dan Fatimah Az Sahra, S.AP.
Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, S.E., M.I.Kom., didampingi Anggota Bawaslu Sulsel sekaligus Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi, Alamsyah, S.H., Kepala Bagian Hukum, Humas, Data, dan Informasi, Syarifuddin, S.Kom., M.Si., serta Koordinator Divisi Hukum, Pendidikan, dan Pelatihan, Andarias Duma, S.H., M.H.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif dengan membahas berbagai potensi kolaborasi strategis antara dunia akademik dan lembaga pengawas pemilu. Diskusi mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi riset dan kajian kebijakan publik, serta pelibatan mahasiswa dalam kegiatan edukasi dan pengawasan pemilu berbasis partisipasi masyarakat.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Unismuh Makassar, Prof. Nuryanti Mustari, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan lembaga publik, sekaligus memperkuat relevansi akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan Bawaslu sangat penting, terutama dalam pengembangan kajian administrasi publik, tata kelola pemerintahan, serta pengawasan kebijakan dan proses demokrasi. Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program-program konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk membuka ruang kolaborasi dengan institusi akademik. Kerja sama ini dinilai strategis dalam mendukung peningkatan literasi demokrasi serta penguatan pengawasan pemilu yang berbasis partisipasi publik.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan antara Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Unismuh Makassar dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, guna mendukung penguatan tata kelola pemerintahan dan demokrasi yang lebih berkualitas di Sulawesi Selatan.